Denpasastra.net

Bersiap-Siap! The Rocktober Bakal Dihelat di Bali Minggu Depan

Denpasar – The Rocktober kembali hadir untuk mengguncang Denpasar, Sabtu 11 Oktober 2025 di Antida Sound Garden, Kesiman. Acara dimulai pukul 19.00 WITA dengan menampilkan Zat Kimia, Morbid Monke, Feral Stripes, dan Dumbleed.

Mengusung tema The Rocktober revival, perhelatan ini bukan hanya sekadar konser musik rock, melainkan momentum kembalinya festival yang telah berlangsung sejak 2012 namun sempat terhenti akibat pandemi.

Selama lebih dari satu dekade, The Rocktober telah menjadi salah satu ruang penting bagi skena musik independen Bali, menghadirkan band-band lokal lintas generasi dari tahun ke tahun. Lokasi penyelenggaraan juga berpindah-pindah, mulai dari Pantai Mertasari Sanur hingga Taman Garuda Pancasila Kertalangu, sebelum kembali ke markas Antida Sound Garden.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Antida Sound Garden menggandeng sejumlah kolektif, antara lain Vermouth 2ndBorn, Bunyi Bali, dan Denpasastra sebagai partner. Acara dibuka gratis (free entry) untuk publik.

Sebagai festival yang telah mewarnai perjalanan musik independen Bali, The Rocktober diharapkan kembali memperkuat semangat komunitas rock lintas generasi dan menghadirkan pengalaman musik yang intens bagi penonton.

Tanggapi Tulisan Ini

Yay
Meh
Terima kasih. Responmu menjadi bagian dari arsip bacaan ini.
Baca Juga  The Beatles: Empat Cara Menuju Penerimaan Hidup yang Bajingan!

Klab Baca Denpasastra

Dapatkan kolom mingguan Denpasastra langsung ke inbox kamu setiap Minggu pagi. Gratis, tanpa spam.

Baca Kebijakan Privasi untuk info perlindungan data lebih lanjut

Baca Juga

Makna Lagu Posesif Naif Berubah karena Videoklip: Tafsir Lirik dan Identitas

Preman Laut

Tanah Bali Itu Spiritual, Jalan Raya-nya Agnostik

Preman Laut

Hindia dan Metafiksi Baskara Putra: Saat Musik Jadi Percakapan Dua Arah

Preman Laut

Rima Ababil Homicide: Membongkar Kekerasan Rezim & Kasus Munir

Preman Laut

Morbid Monke: Anomali Sonik dari Denpasar

Preman Laut

AXEAN Festival 2026 Buka Open Call Musisi Bali

Redaksi
Berita

Bersiap-Siap! The Rocktober Bakal Dihelat di Bali Minggu Depan

Denpasar – The Rocktober kembali hadir untuk mengguncang Denpasar, Sabtu 11 Oktober 2025 di Antida Sound Garden, Kesiman. Acara dimulai pukul 19.00 WITA dengan menampilkan Zat Kimia, Morbid Monke, Feral Stripes, dan Dumbleed.

Mengusung tema The Rocktober revival, perhelatan ini bukan hanya sekadar konser musik rock, melainkan momentum kembalinya festival yang telah berlangsung sejak 2012 namun sempat terhenti akibat pandemi.

Selama lebih dari satu dekade, The Rocktober telah menjadi salah satu ruang penting bagi skena musik independen Bali, menghadirkan band-band lokal lintas generasi dari tahun ke tahun. Lokasi penyelenggaraan juga berpindah-pindah, mulai dari Pantai Mertasari Sanur hingga Taman Garuda Pancasila Kertalangu, sebelum kembali ke markas Antida Sound Garden.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Antida Sound Garden menggandeng sejumlah kolektif, antara lain Vermouth 2ndBorn, Bunyi Bali, dan Denpasastra sebagai partner. Acara dibuka gratis (free entry) untuk publik.

Sebagai festival yang telah mewarnai perjalanan musik independen Bali, The Rocktober diharapkan kembali memperkuat semangat komunitas rock lintas generasi dan menghadirkan pengalaman musik yang intens bagi penonton.

Tanggapi Tulisan Ini

Yay
Meh
Terima kasih. Responmu menjadi bagian dari arsip bacaan ini.
Baca Juga  The Beatles: Empat Cara Menuju Penerimaan Hidup yang Bajingan!

Klab Baca Denpasastra

Dapatkan kolom mingguan Denpasastra langsung ke inbox kamu setiap Minggu pagi. Gratis, tanpa spam.

Baca Kebijakan Privasi untuk info perlindungan data lebih lanjut

Baca Juga

Catur Hari Wijaya Gelar Konser Rilisan Album Kedua Berjudul Kosmos

Redaksi

Re-Visiting The Brandals Album Pertama

Preman Laut

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Digelar di Bali

Redaksi

Dodot Atmodjo: Dari Misteri Rekaman yang Hilang Sampai ke Rilisan Album White Piano

Preman Laut

Bongkar Iwan Fals dan SWAMI: Lagu Protes yang Tetap Relevan Hingga Hari Ini

Preman Laut

Membaca Estetika Kekalahan dalam Lagu-Lagu Sheila On 7

Preman Laut
Beranda
Berita
Esai
Opini
Resensi