Denpasastra.net

Music Celebration 2026 Digelar di Antida Sound Garden, Perayaan Musik Awal Tahun Kembali Berlangsung

Music Celebration, agenda tahunan yang digagas Antida Sound Garden, kembali digelar pada Jumat, 16 Januari 2026. Acara ini akan berlangsung mulai pukul 19.00 WITA, terbuka untuk umum, dan dapat dinikmati secara gratis.

Music Celebration telah menjadi bagian dari perjalanan Antida Sound Garden sejak pertama kali diselenggarakan pada 2011. Program ini dirancang sebagai perayaan musik di awal tahun sekaligus ruang temu bagi musisi lintas genre di Bali. Meski sempat mengalami jeda, Music Celebration tetap dipertahankan sebagai tradisi yang menekankan keberlanjutan ekosistem musik dan solidaritas antarpelaku.

Edisi tahun ini menghadirkan Mom Called Killer, James, The Rastababys, Roaddish, Rusty Chain, WLBY, serta DJ Rezman. Line-up ini mencerminkan karakter Music Celebration yang sejak awal membuka ruang bagi spektrum musik yang luas dari rock dan pop alternatif, hardcore/metal, reggae, hingga dance music.

Dalam pelaksanaannya, Music Celebration mengedepankan semangat kolaborasi. Keterlibatan para musisi didasari pada semangat merayakan musik bersama, sementara Antida Sound Garden menyiapkan aspek produksi acara, termasuk panggung, sistem suara, serta dukungan teknis dan kebutuhan pendukung lainnya agar acara dapat berjalan optimal.

Music Celebration bukan sekadar konser, melainkan perayaan kolektif yang menempatkan musik sebagai praktik kebudayaan yang hidup. Melalui agenda ini, Antida Sound Garden kembali menegaskan perannya sebagai ruang yang konsisten merawat pertemuan, dialog, dan keberlanjutan komunitas musik di Bali.

Tanggapi Tulisan Ini

Yay
Meh
Terima kasih. Responmu menjadi bagian dari arsip bacaan ini.
Baca Juga  Nosstress Rilis Videoklip dari Single Baru 'Semakin Jauh'

Klab Baca Denpasastra

Dapatkan kolom mingguan Denpasastra langsung ke inbox kamu setiap Minggu pagi. Gratis, tanpa spam.

Baca Kebijakan Privasi untuk info perlindungan data lebih lanjut

Baca Juga

Dari Banjir Bali ke Tragedi Sumatra: Solidaritas yang Menyebrangi Laut

Redaksi

Kosong (1996): Lagu Pure Saturday yang Menyimpan Trauma Akhir Orde Baru

Preman Laut

Nusa Fantasma: Hantu Banda dan Nyanyian dari Laut

Preman Laut

Rekomendasi Tiga Rilisan Musik Pekan Ini: Feral Stripes, Microbot dan Catur Hari Wijaya

Preman Laut

SID Balik Lagi ke Dapur Rekaman! Album Baru Setelah Lama ‘Bertapa’?

Redaksi

Melancholic Bitch: Band Mitos Ini Menolak Jadi Mitos

Preman Laut
Berita

Music Celebration 2026 Digelar di Antida Sound Garden, Perayaan Musik Awal Tahun Kembali Berlangsung

Music Celebration, agenda tahunan yang digagas Antida Sound Garden, kembali digelar pada Jumat, 16 Januari 2026. Acara ini akan berlangsung mulai pukul 19.00 WITA, terbuka untuk umum, dan dapat dinikmati secara gratis.

Music Celebration telah menjadi bagian dari perjalanan Antida Sound Garden sejak pertama kali diselenggarakan pada 2011. Program ini dirancang sebagai perayaan musik di awal tahun sekaligus ruang temu bagi musisi lintas genre di Bali. Meski sempat mengalami jeda, Music Celebration tetap dipertahankan sebagai tradisi yang menekankan keberlanjutan ekosistem musik dan solidaritas antarpelaku.

Edisi tahun ini menghadirkan Mom Called Killer, James, The Rastababys, Roaddish, Rusty Chain, WLBY, serta DJ Rezman. Line-up ini mencerminkan karakter Music Celebration yang sejak awal membuka ruang bagi spektrum musik yang luas dari rock dan pop alternatif, hardcore/metal, reggae, hingga dance music.

Dalam pelaksanaannya, Music Celebration mengedepankan semangat kolaborasi. Keterlibatan para musisi didasari pada semangat merayakan musik bersama, sementara Antida Sound Garden menyiapkan aspek produksi acara, termasuk panggung, sistem suara, serta dukungan teknis dan kebutuhan pendukung lainnya agar acara dapat berjalan optimal.

Music Celebration bukan sekadar konser, melainkan perayaan kolektif yang menempatkan musik sebagai praktik kebudayaan yang hidup. Melalui agenda ini, Antida Sound Garden kembali menegaskan perannya sebagai ruang yang konsisten merawat pertemuan, dialog, dan keberlanjutan komunitas musik di Bali.

Tanggapi Tulisan Ini

Yay
Meh
Terima kasih. Responmu menjadi bagian dari arsip bacaan ini.
Baca Juga  Salah Tembak ala Noize Gerd

Klab Baca Denpasastra

Dapatkan kolom mingguan Denpasastra langsung ke inbox kamu setiap Minggu pagi. Gratis, tanpa spam.

Baca Kebijakan Privasi untuk info perlindungan data lebih lanjut

Baca Juga

Nyanyikan Lagu Perang Koil: Satir tentang Perang yang Kuno dan Krisis Kepemimpinan Dunia

Preman Laut

‘Bermimpi’ ala Base Jam dan Fase Yang Berulang

Preman Laut

Antara Intimasi dan Sloganeering: Membaca Pertukangan ‘Rumah Kebangkitan’ Lagunaria

Preman Laut

Filastine feat. Nova Ruth dan Ramalan Indonesia Collapse 2030

Preman Laut

Regulator: Permainan Makna dan Paradoks Kritik Feral Stripes

Preman Laut

Morbid Monke: Anomali Sonik dari Denpasar

Preman Laut
Beranda
Berita
Esai
Opini
Resensi