Proyek musik asal Bali, Morbid Monke dipastikan menjadi salah satu penampil dalam Bangkok Music City 2026, sebuah festival musik lintas genre yang akan digelar pada 24–25 Januari 2026 di Charoenkrung Creative District, Bangkok.
Kepastian tersebut diumumkan melalui perilisan final lineup oleh pihak penyelenggara Bangkok Music City. Morbid Monke tercantum dalam daftar international artists, sejajar dengan nama-nama seperti Ardhito Pramono, Yamamoto Daito, Billyrrom, Black Petrol, hingga Delinquent Society.

Bangkok Music City 2026 akan menghadirkan lebih dari 86 penampil, yang terdiri dari musisi Thailand dan internasional. Dari Thailand sendiri, festival ini menampilkan nama-nama seperti Apartment Khunpa, Bedroom Audio, Flower.far, pami, SCRUBB, The Darkest Romance, The Parkinson, The Young Wolf, Tilly Birds, dan YONLAPA.
Festival ini dikenal sebagai ajang pertemuan ekosistem musik independen Asia, dengan format multi-panggung yang tersebar di kawasan kreatif Charoenkrung. Selain pertunjukan musik, Bangkok Music City juga menjadi ruang temu bagi pelaku industri, kurator, dan publik musik dari berbagai negara.
Penyelenggara membuka pendaftaran masuk gratis melalui aplikasi Bangkok Music City, dengan opsi Priority Lane bagi pemegang tiket khusus. Informasi lengkap mengenai jadwal tampil, peta venue, dan pembaruan acara dapat diakses melalui kanal resmi Bangkok Music City.
Dengan tampilnya Morbid Monke di Bangkok Music City 2026, proyek ini memperluas kehadirannya di panggung internasional sekaligus menegaskan posisi musisi independen regional dalam sirkuit festival Asia Tenggara.
Tentang Morbid Monke
Morbid Monke merupakan band asal Denpasar yang mulai aktif sejak 2024 dan kerap disebut sebagai “anomali sonik” dalam lanskap musik Bali kontemporer.
Dalam sejumlah pembacaan di Denpasastra, Morbid Monke digambarkan sebagai unit yang bekerja melampaui batas genre, memadukan elemen rock, funk, brass, pseudo jazz, hingga post-punk dengan pendekatan bunyi yang eksperimental dan tidak terduga.
Sepanjang 2025, proyek ini mencatatkan perhatian melalui sejumlah rilisan dan kolaborasi, termasuk keterlibatan dengan Robi Navicula, serta tampil di berbagai panggung showcase regional seperti AXEAN Festival.
Pendekatan musikal Morbid Monke lebih menekankan pengalaman bunyi dan energi performatif, menjadikannya salah satu proyek yang menonjol dalam sorotan musik independen Bali dan Asia Tenggara.